Semenjak penampilan abang di layar Tv kompas malam tadi tanggal
02 desember 2016 sebagai tim sukses salah satu kandidat pilgub Jakarta Nomor
urut 2 yakni Ahok saya melihat ada sosok intelektual dari seorang Raja Juli
Antoni, berdebat secara santun dan berdasarkan nilai-nilai dan data-data yang akurat tepat karna saya juga salah satu pengagum Ahokers saya langsung mencari nama Raja Juli Antoni di internet dan
teryata abang Raja Juli Antoni adalah
salah satau lulusan Uin Syarif Hidayatullah Jakarta yang saat ini saya sendiri juga
sedang menempuh kuliah disana, selain itu dia ternyata anak kelahiran Riau, saya cukup senang membaca biodatanya di wikepedia karna saya juga kelahiran Riau ternyata anak-anak Riau bayak yang hebat dalam bidang politik dan intelektual tapi
di Riau sendiri tidak maju hahaha entahlah mungkin banyak para koruptornya
Raja Juli Antoni, Ph.D (lahir di Pekanbaru, Riau, 13 Juli 1977; umur 39 tahun)
adalah seorang intelektual dan politikus
muda Indonesia.
Mantan Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) ini juga pernah
dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institut, sebuah lembaga think
tank yang didirikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah,
Ahmad Syafii Maarif.[1][2]
Ia sempat menjadi calon Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2015-2020, namun
kemudian mengundurkan diri karena ingin berkonsentrasi sebagai Sekretaris
Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
yang baru didirikannya bersama beberapa politikus muda lainnya.[1][2][3][4]
Raja meraih gelar sarjana dari IAIN Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta)
pada tahun 2001 dengan riset berjudul Ayat-ayat Jihad: Studi Kritis terhadap
Penafsiran Jihad sebagai Perang Suci.
Ia kemudian menempuh pendidikan master di The
Department of Peace Studies, Universitas Bradford, Inggris, setelah
mendapatkan beasiswa
Chevening Award pada tahun 2004, dan menyelesaikannya dengan tesis
master yang berjudul The Conflict in Aceh: Searching for A Peaceful Conflict
Resolution Process.
Dengan beasiswa dari Australian Development Scholarhip (ADS) pada
tahun 2010, Raja meneruskan studi doktoral di
School of Political Science and International Studies pada Universitas Queensland, Australia.
Ia berhasil mendapatkan gelar Ph.D dengan disertasi berjudul Religious Peacebuilders: The Role of
Religion in Peacebuilding in Conflict Torn Society in Southeas Asia, dengan
mengambil studi kasus Mindanao (Filipina Selatan) dan Maluku
(Indonesia).
sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Raja_Juli_Antoni

Tidak ada komentar:
Posting Komentar